Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Rayyan anak penjual cendol Berjuang lawan Hemangioma

Rayyan anak penjual cendol Berjuang lawan Hemangioma

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
31 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign


  Muhammad Rayyan Al Farizky, seorang anak laki-laki berusia tiga tahun, menghadapi tantangan kesehatan yang berat sejak usia tujuh bulan. Awalnya, keluarganya membawa Rayyan ke bidan setempat untuk membersihkan kotoran telinganya. Namun, saat proses tersebut, ditemukan adanya benjolan yang tidak disengaja teriritasi, menyebabkan perdarahan. Kondisi ini menjadi awal perjalanan panjang pengobatan Rayyan.


  Pada usia satu tahun, Rayyn menjalani operasi telinga di poli THT RSUP Dr. M. Djamil Padang. Namun, hanya berselang lima bulan, muncul benjolan baru di pipi kanan dalam lapisan kulit, sebesar kelereng, yang menimbulkan kemerahan dan rasa tidak nyaman. Benjolan ini membuat Rayyan sering menangis dan rewel. Dari juni 2023 hingga saat ini ia bolak-balik menjalani pengobatan dari Indrapura ke Padang. Rayyan didiagnosa mengidap hemangioma. Penyakit ini telah berkembang menjadi kanker pembuluh darah, memerlukan transfusi darah merah dan putih, dan rencana kemoterapi dengan kemungkinan hasil 50-50.


  Keluarga Rayyan menghadapi tantangan besar. Ayahnya, Roni Saputra, bekerja sebagai penjual cendol dengan penghasilan Rp40.000–Rp50.000 per hari. Untuk membawa Rayyan ke Padang, mereka menghabiskan biaya transportasi hingga Rp1.000.000 setiap perjalanan, ditambah waktu perjalanan 6–8 jam. Tabungan keluarga telah habis, dan mereka harus bergantung pada pinjaman dan bantuan orang lain. Ibu Rayyan, Rafi’ah Hilba, adalah ibu rumah tangga yang fokus merawat anak-anaknya.


  Jika Rayyan tidak dapat melanjutkan pengobatan, risiko komplikasi serius semakin tinggi, termasuk penyebaran kanker yang mengancam nyawanya. Keterbatasan ekonomi menjadi penghalang besar bagi mereka untuk mendapatkan pengobatan yang cepat, akurat, dan terbaik bagi Rayyan.

  “Semoga Rayyan bisa kembali tersenyum tanpa menahan rasa sakit. Saya ingin dia tahu, kami selalu ada untuknya, dan seberat apa pun perjuangan ini, kami akan tetap bertahan demi dia.” Ucap Ibu Rafi’ah.


  Orang baik, uluran tangan dari kita memberi harapan bagi Rayyan mencapai kembuhannya. Maukah engkau memudahkan Rayyan dalam pengobatannya?

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id