Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Perjuangan Ryan Obati Adik Kembar yang Lumpuh

Bantu Perjuangan Ryan Obati Adik Kembar yang Lumpuh

Rp 0Terkumpul dari Rp 100.000.000
41 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign


  Ryo dan Roy adalah anak kembar yang lahir pada tahun 2020 dari pasangan Ibu Ani dan almarhum Pak Toni. Mereka terlahir prematur dengan kondisi fisik yang berbeda dari anak-anak seusianya. Meski demikian, kedua orang tuanya menerima mereka sebagai anugerah terindah dari Tuhan dan merawat mereka dengan penuh kasih sayang.

  Namun, kebahagiaan keluarga kecil ini perlahan berubah menjadi perjuangan yang berat. Pak Toni mengalami stroke setelah pulang bekerja. Sejak saat itu, kondisi ekonomi keluarga semakin terpuruk. Sosok yang selama ini menjadi tumpuan keluarga tak lagi mampu menjalankan aktivitas seperti sebelumnya.

  Di tengah perjuangan merawat kedua anaknya, keluarga ini kembali mengalami kehilangan yang mendalam. Pak Toni akhirnya meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Kepergiannya meninggalkan luka yang mendalam sekaligus beban kehidupan yang semakin berat bagi keluarga.

  Kini, Ibu Ani harus berjuang membesarkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh cuci dengan upah sekitar Rp10.000 per hari, itu pun tidak selalu tersedia setiap hari. Sementara itu, kakak mereka, Ryan, pernah terpaksa mengorbankan pendidikannya demi membantu merawat adik-adiknya dan mencari penghasilan dengan mengumpulkan batu karang untuk dijual.

  Di tengah kondisi ekonomi yang serba kekurangan, Ryo dan Roy juga harus menghadapi berbagai masalah kesehatan. Keduanya mengalami gizi buruk dan gangguan pertumbuhan, disertai kondisi medis yang dilaporkan meliputi gangguan pernapasan, pneumonia, dan makrosefalus. Keterbatasan fisik membuat mereka membutuhkan perhatian, pendampingan, serta perawatan khusus.

  Kebutuhan makanan bergizi, susu atau nutrisi sesuai anjuran tenaga kesehatan, biaya pengobatan, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari menjadi beban yang sulit dipenuhi oleh keluarga.

  Akibat kondisi ekonomi yang mendesak ini memaksa kakaknya Rian untuk putus sekolah dan bekerja menafkahi keluarga.


Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id