Facebook Pixel
Langsung ke konten
Default Campaign Image

Ayah Siap Donor Hati untuk Selamatkan Imam

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
39 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Sejak usianya baru sekitar 2 minggu, tubuh Muhammad Imam Affan Arifin Tan mulai terlihat menguning. BAB Imam juga berwarna kuning pucat hingga cenderung putih. Saat itu, orang tua Imam belum mengetahui bahwa kondisi tersebut merupakan tanda adanya kelainan bawaan pada saluran empedu dan hati.





  Di usia 70 hari, Imam harus menjalani operasi Kasai di Surabaya. Namun, operasi tersebut tidak berhasil dan kondisi hati Imam justru semakin memburuk. Imam kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  Sejak itu, hari-hari Imam dan kedua orang tuanya dipenuhi perjuangan pengobatan. Berat badan Imam sempat turun drastis. Keluarga bahkan harus tinggal sementara di Jakarta agar lebih dekat dengan rumah sakit.

  Kondisi Imam pernah begitu kritis. Tubuhnya mengalami pembengkakan hingga membiru akibat masalah pada organ hatinya. Di tengah kondisi tersebut, dokter menyarankan agar Imam menjalani transplantasi hati sebagai upaya untuk memberikan kesempatan bagi Imam mendapatkan kondisi yang lebih baik.


  Kabar baiknya, calon donor untuk Imam sudah tersedia. Ayahnya sendiri, Arif, siap memberikan sebagian hatinya untuk sang buah hati. Namun, perjuangan mereka belum selesai.

  Tindakan transplantasi untuk Imam ditanggung BPJS. Akan tetapi, berdasarkan keterangan keluarga, tindakan medis yang harus dijalani ayah Imam sebagai pendonor tidak seluruhnya ditanggung BPJS. Keluarga perlu mempersiapkan biaya sekitar Rp80–100 juta. Jumlah yang sangat besar bagi keluarga Imam.

  Ayah Imam sehari-hari bekerja sebagai sopir taksi online dengan penghasilan sekitar Rp100.000–Rp200.000 per hari. Penghasilan tersebut harus dibagi untuk kebutuhan keluarga, obat-obatan Imam yang tidak ter-cover BPJS, serta kebutuhan selama mendampingi Imam berobat di Jakarta.


  Belum lagi Imam membutuhkan susu khusus hingga sekitar 1 kaleng per hari, serta botol dan selang sekali pakai. Kebutuhan penunjang tersebut saja bisa mencapai Rp400.000–Rp500.000 setiap harinya.

  Demi mempertahankan pengobatan Imam, ayah dan ibu Imam bahkan telah menjual harta benda hingga rumah mereka di Banyuwangi. Kini, hampir tidak ada lagi aset yang bisa dijual untuk menutupi kebutuhan pengobatan. Sementara itu, waktu terus berjalan.

  Imam masih membutuhkan susu khusus, obat-obatan, perlengkapan penunjang, dan berbagai kebutuhan selama menunggu proses transplantasi. Keluarga berharap transplantasi dapat segera dilakukan dan ayah Imam dapat menjalani prosedur sebagai pendonor.


  Di usia yang baru 21 bulan, Imam sedang berjuang untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.

  Sahabat kebaikan, mari bantu Imam dan keluarganya melewati perjuangan ini. Bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi biaya tindakan ayah sebagai pendonor, susu khusus, obat-obatan, perlengkapan sekali pakai, serta kebutuhan Imam selama menjalani pengobatan dan proses transplantasi.

  Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk segala kebutuhan pengobatan Imam dan kebutuhan lainnya. Selain itu, akan digunakan untuk implementasi program dan penerima manfaat lainnya lainnya yang berada dibawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id