Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Amanda Melawan Kanker Mata di Usia 1 Tahun

Bantu Amanda Melawan Kanker Mata di Usia 1 Tahun

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
45 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Di usia yang baru menginjak 1 tahun, Amanda Tiara Indrayani seharusnya bisa menikmati masa kecilnya dengan penuh tawa. Namun kenyataannya, putri kecil dari Bapak Indra, seorang buruh bangunan, dan Ibu Nurliani, ibu rumah tangga, harus berjuang melawan penyakit yang mengancam penglihatannya, bahkan nyawanya.

Amanda berasal dari Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


  Sejak lahir, kedua mata Amanda sudah menunjukkan kelainan. Awalnya keluarga mengira hanya belek biasa dan berharap kondisinya akan membaik seiring waktu. Namun harapan itu perlahan sirna. Dalam tiga bulan terakhir, kedua mata Amanda terus membengkak hingga kondisinya semakin mengkhawatirkan.


  Amanda kemudian dirujuk ke rumah sakit di Mandailing Natal. Hasil pemeriksaan membuat kedua orang tuanya terpukul.

  Dokter mendiagnosis Amanda menderita retinoblastoma, yaitu kanker mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan, kebutaan, bahkan mengancam nyawa apabila tidak segera ditangani. Dokter pun merujuk Amanda ke RSUP M. Djamil Padang agar mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang lebih lengkap.


  “Ya Allah… putriku harus menderita di usia yang sangat kecil ini. Harus dibawa berobat ke Padang, tapi uang dari mana?” tutur Pak Indra dengan mata berkaca-kaca.

  Perjalanan Amanda masih sangat panjang. Setiap hari yang berlalu tanpa penanganan yang optimal membuat kondisi matanya semakin mengkhawatirkan.

  Dengan bantuan orang tua dan keluarga, Pak Indra akhirnya berhasil mengumpulkan biaya untuk membawa Amanda ke Padang.


  “Kami berangkat malam dari kampung di Mandailing, baru sampai ke Padang subuh. Ongkos perjalanan yang kami bawa sekitar lima juta rupiah, Bu.”

  Kini, demi tetap mendampingi pengobatan Amanda, Pak Indra bekerja di sebuah bengkel. Penghasilannya hanya sekitar Rp30.000–Rp50.000 per hari. Meski sangat terbatas, uang itu digunakan untuk membeli susu, popok, dan memenuhi kebutuhan Amanda selama menjalani pengobatan.


  “Amanda sayang, ayah dan bunda akan terus berjuang bersama kamu. Amanda harus sehat ya, Nak…”


  Di balik senyum kecil Amanda, ada perjuangan besar yang sedang dijalani oleh kedua orang tuanya. Mereka tidak menyerah, tetapi keterbatasan ekonomi membuat langkah mereka semakin berat.

Mari menjadi bagian dari ikhtiar kesembuhan Amanda.


  Berapapun bantuan yang Sahabat Baik berikan, insyaAllah akan sangat berarti untuk membantu biaya pemeriksaan, pengobatan, kebutuhan hidup selama menjalani terapi, serta kebutuhan pendampingan Amanda hingga proses pengobatannya selesai.


  Semoga setiap rupiah yang kita titipkan menjadi amal jariyah, menghadirkan harapan baru, dan menjadi jalan bagi Amanda untuk kembali melihat dunia dengan penuh cahaya.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id