Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Perjuangan Habil Sembuh dari Kanker Ganas

Bantu Perjuangan Habil Sembuh dari Kanker Ganas

Rp 250.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
31 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  M Habil Syah, anak dari Sumatera Utara, hanya membawa harapan dan do’a, yang sekarang sedang berjuang melawan Rhabdomyosarcoma jauh dari rumah, di Kota Padang. Rhabdomyosarcoma adalah kanker ganas pada jaringan otot yang membuat Habil harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit. Habil dan kedua orangtuanya harus meninggalkan kampung halamannya untuk berobat. 


  Semuanya bermula setelah wajah Habil tak sengaja terbentur dengan kepala temannya, pada Agustus 2024 lalu. Setelah itu wajah mengalami pembengkakan. Namun tak ada diobati, bulan maret 2025 bengkak di wajah tak kunjung reda, akhirnya Habil dibawa ke RSUD terdekat. Karena pemeriksaan tidak cukup di daerahnya, Habil dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Habil sempat menjalani kemoterapi sebelumnya, namun, karena terkendala biaya dan susahnya akses mereka berobat, pengobatan Habil sempat terputus. 


  “sejak ada pembengkakan di wajahnya Habil tidak mau pergi sekolah, karena Ia malu diejek oleh teman sebayanya” ucap Ibu Habil. Kanker di wajah Habil menyebat begitu cepat, sampai membuat wajahnya tak berbentuk. Habil pun kian merintih kesakitan, akhirnya pada 30 agustus 2026, Habil dilarikan lagi ke IGD RSUP DR M Djamil Padang lewat IGD. Karena Habil berasal dari Desa Labuhan Hiu, Nias Selatan, untuk sampai ke Padang Habil harus menempuh 6 jam perjalanan naik kapal laut, ditambah 6-7 jam perjalanan darat menggunakan mobil. Sungguh perjalanan yang panjang dan memakan biaya yang tidak sedikit. “kalau misalnya badai buk, gak bisa pergi ke daratan” ucap ayah Habil.


  “ayah, aku sakit… tapi aku nggak mau jadi beban”, itu yang mungkin ada di hati Habil setiap malam di ranjang rumah sakit. Kini Habil menjalani pengobatan intensif di Rumah Sakit, dan mengulang kemoterapi dari awal. Ujian ini tak hanya bagi Habil saja, beratnya ujian untuk keluarga, Ayah Habil hanyalah seorang pekerja serabutan. Penghasilannya tidak menentu, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kadang beliau jadi kuli bangunan yang dibayar 100.000 untuk bekerja sehari, itupun kadang dikasih kerjaan, kadang tidak. Biaya berobat, biaya tempat berteduh, makan, transportasi, obat-obatan, semuanya jadi beban yang sangat berat dipikul sang Ayah.



  Orang baik, kini orang tua Habil sudah kehabisan akal untuk memikirkan biaya kesembuhan anaknya. Jika pengobatan terhenti sekarang pengorbanan Habil dan keluarga akan terasa sia-sia. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian, maukah engkau memudahkan Habil dalam meraih kesembuhannya?



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id