Jangan Biarkan Mimpi Anak Yatim Terhenti Karena Kemiskinan

Di balik senyum mereka, ada perjuangan yang tak banyak diketahui. Siti Maryam dan Adam, kakak beradik piatu, harus tinggal bersama neneknya yang sudah sepuh setelah ibu mereka meninggal dan ayahnya mengalami gangguan jiwa serta tidak diketahui keberadaannya. Sepulang sekolah, mereka berjualan cilok dengan upah hanya Rp500 per bungkus untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup.
Begitu pula dengan Tasya, seorang anak yatim yang tinggal bersama ibunya yang sering sakit-sakitan. Meski masih duduk di bangku SD, ia harus berjualan cilok sepulang sekolah agar tetap bisa makan dan melanjutkan pendidikan.
Kisah mereka hanyalah sebagian kecil dari banyak anak yatim dan dhuafa yang berjuang di tengah keterbatasan. Melalui program Payung Anak Yatim, kami mengajak Sahabat Baik untuk menjadi penyambung harapan mereka. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan untuk kebutuhan pangan, pendidikan, kesehatan, perlengkapan sekolah, dan santunan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan.
Mari bersama menjadi payung harapan agar mereka tetap bisa tersenyum, bersekolah, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
