Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Sering Dibully Fahrur Butuh Kita untuk Melanjutkan Pengobatannya

Sering Dibully Fahrur Butuh Kita untuk Melanjutkan Pengobatannya

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
91 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Anak-anak seusianya kerap mengejek, menyebutnya “Fahrur jelek.. si kuda lumping..”. Ejekan itu membuatnya sering takut keluar rumah, bahkan sempat ketakutan saat hendak masuk sekolah. Suatu hari, dengan mata berkaca-kaca, ia mengatakan pada ibunya bahwa ucapan mereka membuat hatinya sakit.


  Setiap kali itu terjadi, Bu Solihah hanya bisa memeluk dan menguatkannya sambil berkata,

  “Kamu itu ganteng, Nak. Kamu istimewa. Allah menciptakan kamu dengan sempurna menurut-Nya.”


  Kondisi fisik Fahrurozi (5 Tahun) hingga kini masih membutuhkan banyak penanganan, Mata kanan tidak berfungsi dengan baik, Jari manis dan kelingking tangan kiri masih menyatu, meski sudah dua kali operasi, Dan yang paling berat, ia belum memiliki pangkal lidah, membuat lubang pada tenggorokannya tetap terbuka. Sejak lahir, ia sudah menjalani empat kali operasi. Tetapi perjalanan penyembuhannya masih sangat panjang.


  Memasuki usia kandungan 40 minggu, Bu Solihah mulai cemas karena belum ada tanda pembukaan. Ia memeriksakan diri dengan USG 4 dimensi, dan saat itulah kalimat yang paling menyesakkan itu keluar dari mulut dokter: bayinya mengalami hydrocephalus, terdapat bakteri, dan kondisinya sangat kritis. Dokter bahkan mengatakan kemungkinan besar Fahrur tidak dapat diselamatkan.

  Keesokan harinya, Bu Solihah dirujuk ke IGD RS Hermina. Dengan air mata yang tak berhenti mengalir, ia menjalani persalinan yang penuh risiko. Tak lama setelah lahir, Fahrur masuk NICU tetapi hanya sebentar, karena organ dalamnya sebenarnya baik. Yang menjadi masalah adalah kepalanya yang lembek akibat cairan, wajah yang terbelah dari hidung hingga bibir atas, dan jari-jari tangan yang mengalami kelainan syndactyly dan constriction ring. Untuk proses kelahiran itu saja, Bu Solihah harus mengeluarkan kurang lebih Rp7 juta, angka yang tidak kecil untuknya.


  Karena pengobatannya sudah terlalu lama tertunda, sementara kondisinya membutuhkan tindakan medis lanjutan, mereka benar-benar tidak memiliki biaya untuk transportasi ke rumah sakit, obat yang tidak ditanggung BPJS, hingga perawatan harian.

  Meski lahir dengan banyak kekurangan, ia tumbuh sebagai anak yang cerdas, aktif, dan sangat manis. Ia senang membantu ibunya membuat kue, rajin belajar di rumah, dan tidak pernah rewel soal makanan, asal ada telur goreng, ia sudah bahagia.


  Sejak melahirkan Fahrur, Bu Solihah tidak bisa lagi bekerja sebagai ART. Ia hanya mengandalkan pesanan kue, itu pun jika ada modal. Sering kali ia harus menahan malu karena tak enak meminta pembayaran di awal. Dari satu loyang, ia hanya mendapat keuntungan sekitar Rp15 ribu.


  Kontrakan yang mereka tinggali harus dibayar Rp700 ribu per bulan, ditambah listrik sekitar Rp100–120 ribu. Anak sulungnya yang masih SMP kadang membantu jika ada uang saku tersisa.


  Sementara itu, ayah Fahrur yang pergi merantau saat anaknya lahir, tak pernah sekalipun memberi kabar hingga hari ini. Di usia 47 tahun, Bu Solihah menanggung semuanya seorang diri: biaya hidup, pendidikan, dan pengobatan anak-anaknya.


  Sahabat kebaikan, Fahrur layak tumbuh seperti anak-anak lain, bisa bicara normal, bisa bersekolah tanpa rasa takut, bisa hidup tanpa rasa sakit. Bantuan yang diberikan akan menjadi tenaga besar bagi Bu Solihah dan Fahrur.


  Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk biaya operasional dan transportasi mereka ke RS Cipto Mangunkusumo, membeli obat-obatan yang tidak tercover BPJS, serta memenuhi kebutuhan perawatan harian Fahrur yang masih sangat membutuhkan perhatian. Selain itu, sedikit modal juga sangat berarti agar ibunya bisa membuka warung kecil di rumah usaha sederhana yang memungkinkan beliau tetap bisa mencari nafkah sambil menjaga Fahrur setiap hari.


  Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan Fahrurozi dan segala kebutuhan lainnya. Selain itu akan di gunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id