Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Mimpi Dek Fahril untuk Kembali Sekolah

Mimpi Dek Fahril untuk Kembali Sekolah

Rp 1.105.000Terkumpul dari Rp 20.000.000
39 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  "Aku kangen sekolah... kangen belajar matematika, kangen main sama teman-teman." Kalimat itu diucapkan pelan oleh Dek Fahril saat kami menemaninya berbincang.


  Usianya baru 9 tahun, namun hari-harinya sudah dipenuhi perjuangan yang bahkan belum tentu sanggup dijalani oleh orang dewasa. Saat anak-anak seusianya berangkat ke sekolah, bercanda, dan bermain bersama teman-temannya, Dek Fahril justru harus menerima kenyataan bahwa dirinya sudah tidak lagi bisa menikmati masa kecil seperti anak-anak lainnya.


  Dek Fahril terpaksa berhenti sekolah saat akan naik ke kelas dua SD karena harus berjuang melawan thalasemia. Kondisinya terus memburuk. Perutnya semakin membesar, sementara tangan dan kedua kakinya semakin kurus hingga hanya tampak kulit membalut tulang. Kini berjalan beberapa langkah saja sudah menjadi perjuangan berat baginya karena tubuhnya semakin lemah akibat penyakit yang dideritanya.


  Meski demikian, Dek Fahril tidak pernah berhenti bermimpi. Dengan wajah polosnya, ia bercerita sangat merindukan sekolah. Ia rindu belajar matematika, mata pelajaran yang paling disukainya, juga rindu mengikuti pelajaran kesenian. Bahkan saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak, Dek Fahril pernah meraih dua piala Juara 1 lomba mewarnai. Kini, ia hanya berharap suatu hari nanti bisa kembali mengenakan seragam sekolah dan belajar bersama teman-temannya.


  Setiap bulan, Dek Fahril harus menjalani transfusi darah secara rutin. Pengobatan ini tidak boleh terlambat karena sangat menentukan kondisinya.


  Ayah dan ibunya masih mengingat saat mereka pernah terlambat membawa Dek Fahril ke rumah sakit karena bahkan tidak memiliki ongkos perjalanan. Saat itu tubuh Dek Fahril begitu lemah, wajahnya pucat, bahkan untuk berbicara pun sudah hampir tidak sanggup. Kedua orang tuanya hanya bisa menangis karena ingin membawa anaknya berobat, tetapi keadaan ekonomi membuat mereka tidak memiliki pilihan.


  Di balik perjuangan Dek Fahril, ada sosok ayah yang bekerja sebagai buruh jahit. Penghasilannya bergantung pada jumlah jahitan yang berhasil diselesaikan, dengan upah sekitar Rp50.000 per hari jika sedang ada pekerjaan. Saat tidak ada panggilan, beliau harus mencari tempat lain agar tetap bisa memperoleh penghasilan. Semua perjuangan itu dilakukan demi satu harapan, agar Dek Fahril dapat terus menjalani pengobatan dan memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik.


  #SahabatAksi, di usia yang masih sangat belia, Dek Fahril seharusnya sedang mengejar cita-cita, belajar, dan menikmati masa kecil bersama teman-temannya. Namun kini, hari-harinya diisi dengan perjuangan melawan penyakit dan kerinduan untuk kembali duduk di bangku sekolah. Mari bersama bantu Dek Fahril agar ia dapat terus menjalani pengobatan, memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, serta kembali menatap masa depan dengan penuh harapan.


  Yuk! Kita bantu perjuangan Dek Fahril dengan memberikan donasi terbaikmu dengan cara:

  1. Klik tombol Donasi Sekarang.
  2. Masukkan nominal donasi.
  3. Pilih metode pembayaran (GoPay/LinkAja/BNI/Mandiri/BCA/BRI/BSI/Kartu Kredit).
  4. Ikuti instruksi selanjutnya hingga pembayaran selesai.


  Sahabat Aksi bukan hanya bisa mendoakan dan ikut berdonasi, namun Sahabat juga bisa membantu lebih banyak lagi dengan membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

--------------------------------------------------------------

Alamat Kantor Yayasan Sinar Fund Indonesia :

  Jl. Ahmad Yani No.669, RT 001/ RW 008, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40121

Legalitas Yayasan Sinar Fund Indonesia :

Izin KEMENKUMHAM

NOMOR AHU-0000297.AH.01.04.Tahun 2024

Hubungi Kami di :

0821 2945 4553 (Call Center)

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id