Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Tabung Akhirat dengan Bantu Sandi Yatim Piatu Terlantar

Tabung Akhirat dengan Bantu Sandi Yatim Piatu Terlantar

Rp 3.937.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
105 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat.” (HR. Muslim)


  Setahun Sebatang Kara: Kehilangan Orang Tua dan Kehilangan Tempat Berteduh Di usia yang masih sangat muda, dunia Sandi runtuh dalam sekejap. Setahun yang lalu, sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa kedua orang tuanya sekaligus. Kepergian mereka meninggalkan luka batin yang teramat dalam, sekaligus mengubah total garis hidup Sandi menjadi seorang anak yatim piatu yang terlantar sebatang kara.


  Sejak tragedi memilukan itu, Sandi tidak lagi memiliki tempat yang bisa ia sebut sebagai rumah. Tanpa adanya dinding hangat keluarga, setiap malam Sandi harus berpindah-pindah, menumpang tidur dari satu rumah tetangga ke rumah tetangga lainnya yang berbelas kasih, atau merebahkan tubuh lelahnya di atas lantai masjid. Kesepian dan ketidakpastian menjadi teman setianya setiap kali matahari mulai tenggelam.


  Mengais Rezeki Demi Seragam Sekolah: Untung Rp500 Per Bungkus Meskipun hidupnya terombang-ambing tanpa arah, ada satu api harapan yang menolak padam di dalam dada Sandi: ia ingin tetap bersekolah. Demi bisa membayar biaya pendidikan dan menyambung hidupnya sendiri, Sandi harus memeras keringat di jalanan dengan menjajakan aneka jajanan keliling seperti sosis, seblak, dan camilan lainnya.

  Perjuangan Sandi di jalanan teramat berat dan penuh peluh. Jajanan yang ia bawa setiap hari bukanlah modal miliknya sendiri, melainkan mengambil dari orang lain untuk dijual kembali. Dari setiap bungkus jajanan yang berhasil ia tawarkan kepada pembeli, Sandi hanya mendapatkan keuntungan yang teramat tipis, yaitu 500 rupiah per bungkus.


  Dalam sehari, jika beruntung dan dagangannya ramai, Sandi bisa mengumpulkan pendapatan sekitar 20 ribu hingga 25 ribu rupiah. Namun, penghasilan itu teramat jauh dari kata pasti. Sering kali dagangannya sepi peminat, dan ada hari-hari kelam di mana jajanan tersebut tidak laku sama sekali, membuat perutnya harus menahan lapar dan tabungan sekolahnya tidak bertambah.


Rasulullah ﷺ bersabda:

  “Aku dan orang yang mengasuh atau menyantuni anak yatim di surga seperti ini,” beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Bukhari)


  Mari Jaga Asa dan Masa Depan Sandi Bersama-sama #TemanBaik, hati siapa yang tidak teriris melihat seorang anak yang seharusnya fokus belajar dan bermain bersama teman-temannya, harus memikirkan cara bertahan hidup sendirian di kerasnya dunia? Di tengah himpitan ekonomi dan statusnya yang yatim piatu, Sandi adalah contoh anak yang luar biasa gigih menjaga kehormatan dirinya dengan terus bekerja keras tanpa mengemis.


  Mari kita kumpulkan pahala terbaik kita untuk memuliakan dan mendampingi perjuangan Sandi.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id