Facebook Pixel
Temani Langkah Mereka di Usia Senjanya

Temani Langkah Mereka di Usia Senjanya

Rp 9.196.188Terkumpul dari Rp 50.000.000
Sudah Berakhir
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Mengayuh becak puluhan kilometer di usianya yang sudah tua, Abah Usman (88) tak patah semangat untuk berjuang mencari nafkah. Abah berjuang dengan menjadi tukang becak dengan tubuhnya yang sudah renta.


  Di zaman sekarang, sudah jarang sekali yang menggunakan angkutan tradisional seperti becak, dengan ramainya ojek online. Hal ini lah yang menjadi salah satu faktor sepinya penumpang. Namun, itu tidak menjadi penghalang bagi Abah untuk terus berjuang mencari nafkah.


  Abah Usman bekerja dari pagi hari hingga waktu menjelang maghrib, tanpa lelah abah terus mencari nafkah untuk mempunyai usaha di kampung halamannya. Dalam sehari abah hanya bisa menghasilkan 20 ribu rupiah saja.


“Abah cuma bisa dapet 20 ribu aja nak, itu juga cuma 1 atau 2 penumpang aja”


  Dengan kondisi abah yang sudah tua dan berjuang sendirian di kota, tak jarang abah merasa sakit di bagian punggung dan kakinya sehingga sulit untuk mengayuh becaknya.


  “Kalau gaada sama sekali penumpang, kadang abah bisa sampe malem buat cari penumpang”


  Di kota Abah hanya tinggal sebatang kara, diketahui abah tidak ditemani siapapun.

  #TemanBaik, di usianya yang sudah 88 tahun Abah tetap berjuang menjadi tukang becak demi bisa menyambung hidup, walau hasilnya tidak seberapa. Jika bisa punya modal lebih, Abah ingin sekali mempunyai usaha di kampung halamannya sendiri. Hal ini agar Abah bisa mendapatkan penghasilan yang tidak perlu jauh dari kampungnya. Yuk mari kita bantu Abah Usman dan lansia lainnya untuk memiliki usaha impiannya.




Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id