URGENT Semakin Membesar Bantu Khamsa Operasi Segera

“Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat.” (HR. Muslim)
Tragedi Luka Bakar: Tangan Kecil Khamsa Kaku dan Menyatu Menjadi Keloid Di tengah kerasnya kehidupan jalanan, seorang ayah bersama anak tercintanya yang bernama Khamsa, terus berjalan menyusuri aspal panas demi sebuah harapan besar: kesembuhan. Di balik senyum polos yang dilemparkan Khamsa kepada para pengendara, tersimpan kisah pilu yang teramat mendalam.
Beberapa tahun lalu, sebuah insiden tragis berupa luka bakar hebat menimpa Khamsa. Luka tersebut menyisakan trauma fisik yang memilukan; tangan kecilnya kini tidak bisa bergerak normal karena kulit di bagian tangannya menyatu, tumbuh menjadi keloid yang semakin hari terasa semakin mengkerut dan menyakitkan. Satu-satunya jalan agar Khamsa bisa kembali menggunakan tangannya secara normal adalah melalui tindakan operasi plastik. Namun, dinding biaya medis yang menjulang tinggi membuat sang ayah hanya bisa meratap dan berjuang semampunya.
Cinta Tanpa Batas Seorang Ayah: Berjualan Asongan dengan Untung Rp15 Ribu Sebagai tulang punggung keluarga, sang ayah menolak untuk menyerah pada takdir. Meski hidup dicekik keterbatasan ekonomi, ia tetap membawa Khamsa ikut berjualan di sepanjang pinggir jalan. Di bawah terik matahari dan kepulan asap kendaraan, dengan penuh kesabaran sang ayah menawarkan botol-botol air mineral kepada setiap pengendara yang melintas, berharap ada rupiah yang bisa dikumpulkan sedikit demi sedikit demi biaya operasi Khamsa.
Mirisnya, air mineral yang mereka asongkan setiap hari bukanlah milik sendiri. Sang ayah harus meminjam modal dagangan dari warung orang lain untuk dijual kembali. Keuntungan yang didapat pun teramat kecil. Kerap kali, setelah seharian berpanas-panasan merajut lelah di pinggir jalan, uang bersih yang tersisa di tangan hanya berkisar 15 ribu hingga 20 ribu rupiah saja. Uang yang tak seberapa itu harus diputar otak sedemikian rupa agar cukup untuk makan harian, dan sisanya disisihkan ke dalam tabungan pengobatan Khamsa yang entah kapan akan terkumpul.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang meringankan beban orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)
Tegar di Depan Anak Demi Sebuah Impian Masa Depan Meski tubuhnya didera lelah yang luar biasa dan hatinya sering kali menangis menahan sedih, sang ayah selalu berusaha tampil tegar dan tersenyum di depan Khamsa. Ia tidak ingin melihat api semangat hidup di dalam diri anak tercintanya padam. Baginya, melihat Khamsa bisa sembuh, bisa menggerakkan tangannya lagi, dan kembali bermain seperti anak-anak sebayanya adalah kebahagiaan terbesar yang akan ia perjuangkan sampai kapan pun.
Perjuangan ayah dan anak ini menjadi bukti nyata bahwa cinta orang tua tidak mengenal batas. Kini, di tengah himpitan ekonomi yang kian menjepit, mereka sangat membutuhkan uluran tangan dan kepedulian dari orang-orang baik.
#TemanBaik, mari kita kumpulkan pahala terbaik kita untuk memuliakan perjuangan Ayah Khamsa.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
