Terancam Diamputasi Selamatkan Anak Penjual Cilok Keliling

Ardiansyah baru saja lulus SMK.
Seperti pemuda seusianya, ia memiliki impian sederhana, bekerja dan membantu meringankan beban kedua orang tuanya.
Namun harapan itu berubah menjadi perjuangan yang berat.
Semua berawal saat Ardiansyah terjatuh ketika bermain sepak bola. Lututnya bengkak dan sempat dibawa ke tukang urut. Kondisinya sempat membaik, tetapi beberapa waktu kemudian muncul benjolan kecil di lututnya.
Benjolan itu terus membesar dari hari ke hari.
Kini ukurannya hampir sebesar kepala manusia.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosis Ardiansyah menderita Neoplasm of Uncertain or Unknown Behavior of Bone and Articular Cartilage, yaitu tumor pada tulang dan tulang rawan yang membutuhkan penanganan medis intensif.
Saat ini Ardiansyah bahkan sudah tidak mampu berjalan.
Untuk sekadar menggerakkan kakinya saja, ia harus menahan rasa sakit yang luar biasa.
Impian yang dulu ingin bekerja membantu keluarga kini seolah pupus.
"Saya pengen kerja dan bantu Bapak, tapi sekarang jalan saja sudah nggak bisa..." ucap Ardiansyah lirih.
Sang ayah, Pak Supriatno, sudah berusaha melakukan berbagai cara demi kesembuhan anaknya. Namun Pak Supriatno hanyalah seorang penjual cilok keliling dengan penghasilan yang tidak menentu.
Bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, keluarga ini masih sering kekurangan.
Memang pengobatan Ardiansyah ditanggung BPJS. Namun perjuangan mereka tidak berhenti di sana.
Jarak dari rumah menuju rumah sakit sangat jauh. Setiap kali kontrol dan berobat, keluarga harus menyiapkan ongkos perjalanan, biaya makan, bekal selama pengobatan, serta berbagai kebutuhan lain yang tidak ditanggung BPJS.
Bagi sebagian orang mungkin terlihat sederhana.
Namun bagi keluarga Pak Supriatno, biaya-biaya tersebut menjadi beban yang sangat berat.
#TemanBaik,
Di saat teman-teman seusianya sedang mengejar cita-cita dan masa depan, Ardiansyah justru berjuang melawan penyakit yang membuatnya tak lagi mampu berdiri.
Mari bantu Ardiansyah menjalani pengobatan dan meringankan beban keluarganya.
Karena di balik pengobatan yang ditanggung BPJS, masih ada perjuangan panjang yang harus mereka hadapi setiap hari demi kesembuhan Ardiansyah.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
