Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign JUALAN TAK LAKU, Bantu Wujudkan Harapan Pejuang Nafkah

JUALAN TAK LAKU, Bantu Wujudkan Harapan Pejuang Nafkah

Rp 7.000.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
50 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat.” (HR. Muslim)


  Pundak Senja yang Menanggung Beban 15 Kilogram Di usianya yang sudah menginjak 60 tahun, Mak Iroh seharusnya menjalani hari-hari dengan tenang di rumah. Namun, raga senjanya dipaksa tangguh oleh keadaan. Setiap hari, dari pagi buta hingga matahari terbenam, Mak Iroh harus berjalan kaki menyusuri jalanan setapak perkampungan sambil memikul lebih dari 15 kg kayu bakar di atas pundaknya yang mulai membungkuk.


  Bertahan Hidup dengan 10 Ribu Rupiah per Hari Semua peluh, rasa lelah, dan napas yang terengah-engah itu ia pertaruhkan demi seikat kayu bakar yang dihargai 10 ribu rupiah saja. Dalam sehari, jika beruntung ada yang membeli, Mak hanya bisa membawa pulang keuntungan bersih sekitar 10 hingga 20 ribu rupiah. Uang sekecil itu harus dicukup-cukupkan untuk makan bersama anak bungsunya, yang juga hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu.


Rasulullah ﷺ bersabda:

  “Barangsiapa yang meringankan beban orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)


  Menahan Sakit Tanpa Mampu Berobat Beban belasan kilogram yang dihantamkan ke tubuhnya setiap hari mulai berakibat fatal. Mak sering kali merintih menahan sakit yang teramat sangat di bagian pinggang, kaki, dan bahunya. Jika rasa sakit itu menyergap di tengah jalan, Mak hanya bisa terduduk lemas beristirahat di pinggir jalan setapak. Tak hanya itu, Mak kini sering menderita pusing hebat hingga mata kirinya terus-menerus kedutan. Mak ingin sekali berobat ke dokter, namun jangankan untuk biaya rumah sakit, untuk makan esok hari saja mereka masih harus berjuang keras.


  Impian Sederhana untuk Hidup Lebih Layak Di balik tubuhnya yang mulai rapuh, Mak Iroh memendam harapan sederhana. Ia sangat ingin memiliki usaha warung kecil-kecilan di rumah yang bisa dikelola bersama anaknya. Mak ingin sekali berhenti memikul kayu bakar yang menyiksa fisiknya, agar di sisa hari tuanya ia bisa mendapatkan penghasilan yang lebih layak dan hidup sejahtera.


#TemanBaik, mari kita ringankan beban di pundak Mak Iroh dan lansia lainnya



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id