Yuk Bantu Abah Atim Rawat Istri Lumpuh Stroke

Usia lanjut yang seharusnya menjadi masa untuk beristirahat menikmati hari tua, tampaknya hanya menjadi angan-angan semata bagi Abah Atim. Di usianya yang tak lagi muda, ia harus melewati kerasnya hidup demi sesuap nasi dan biaya berobat sang istri tercinta, Ibu Upay, yang kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit stroke.
Setiap hari, setelah selesai merawat istrinya di rumah, Abah Atim harus melangkah keluar dengan berat hati. Ada rasa tidak tega yang amat besar meninggalkan sang istri sendirian di rumah dalam kondisi lumpuh tak berdaya.
Demi menyambung hidup, Abah bekerja sebagai pencari barang bekas atau rongsokan. Demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah, Abah Atim rela membongkar bekas puing-puing coran jalan raya yang sedang diperbaiki.
Kerasnya batu coran dihantam menggunakan palu oleh tangan tuanya. Tak jarang, serpihan batu tajam melesat dan mengenai tubuh Abah. Risiko terluka itu terpaksa diabaikan, meski hasil yang didapat sangatlah kecil.
Dari besi-besi tua yang ia kumpulkan dari puing tersebut, Abah hanya mendapat sekitar 5 sampai 10 kg sehari, yang dihargai Rp4.000 saja per kilogramnya. Itupun penghasilannya tidak menentu.
Kondisi ekonomi yang kian menjepit membuat Abah Atim berniat menjual sepeda kesayangannya. Sepeda itu adalah satu-satunya harta berharga milik Abah, namun ia rela melepaskannya asal Ibu Upay bisa dibawa berobat ke dokter dengan layak.
Padahal, kondisi fisik Abah Atim sendiri sedang tidak baik-baik saja. Setiap malam, Abah kesulitan tidur karena sekujur tubuhnya terasa gatal-gatal yang teramat sangat. Abah tidak tahu menderita penyakit apa, karena jangankan untuk pergi ke dokter, untuk membeli beras sehari-hari saja mereka sering kesulitan.
#OrangBaik, kesetiaan dan perjuangan Abah Atim merawat Ibu Upay di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi adalah bukti nyata dari cinta yang tulus. Di sisa usia mereka, mari kita berikan binar kebahagiaan agar Ibu Upay bisa berobat dan Abah tidak perlu lagi melakukan pekerjaan kasar yang membahayakan dirinya.
Kami dari Jejak Binar Harapan mengajak Anda semua untuk bersama-sama meringankan beban Abah Atim dan Ibu Upay.
Mari bagikan halaman galang dana ini kepada kerabat terdekat agar semakin banyak orang baik yang ikut mengulurkan tangan. Terima kasih!

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
