Perjuangan Mbah Dagang Tempe Keliling Demi bisa Makan

“Bukan hanya tempe yang ia bawa dalam gerobak itu... tapi juga anaknya yang berusia 56 tahun, duduk diam karena tak mampu berdiri. Tubuh bungkuknya terus berjalan di tengah panas dan hujan.”
Wadiyem (82 tahun) berkeliling pasar menjajakan tempe yang ia jual dengan badan bungkuknya. Mbah hanya menjual tempe milik orang lain dan mendapatkan upahnya jika tempe terjual habis. Penghasilan dari berjualan tempe hanya ia peroleh 5 sampai 10 ribu perhari. Mbah saat ini hidup bersama anaknya yang disabilitas karena tidak bisa berjalan. Penghasilan yang ia dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari - hari.
Meskipun mbah masih bersemangat dalam mencari nafkah, usianya yang sudah sepuh itu sering membuat badannya lemah dan mengalami sakit pada tangan serta kakinya.
“Tangan dan kaki mbah sering terasa sakit saat berjualan keliling, tapi mbah harus paksakan”
Mbah sering merasa sedih jika tempe yang ia jual seharian tidak ada yang membeli, namun mbah yakin rezeki akan selalu ada di lain waktu untuk mbah.
#TemanBaik, mari kita bantu Mbah dan anaknya agar bisa makan dengan layak

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
