Ibu Lumpuh Berjuang agar Dot Anak bukan Hanya Berisi Air Putih

Ujian Bertubi bagi Seorang Ibu
Fitria (23) adalah sosok tangguh yang sejak lahir sudah ditinggal wafat oleh ayahnya. Kehidupan yang awalnya penuh harapan setelah menikah dengan Kang Indra dan dikaruniai dua putri kecil, tiba-tiba berubah menjadi gelap. Kecelakaan jatuh saat berjualan siomay keliling mengakibatkan Fitria mengalami syaraf terjepit dan stroke.
Kini, Fitria kehilangan kemampuan bicara (tuna wicara) dan kedua kakinya lumpuh. Untuk berpindah tempat di dalam rumah, ia harus merangkak dan merayap di dinding. Di tengah kondisi kritis ini, sang suami justru pergi meninggalkan Fitria dan anak-anaknya tanpa kabar karena malu memiliki istri yang lumpuh.
Perjuangan Melawan Lapar dan Keterbatasan
Dalam sunyi dan langkah yang terseret, Fitria tidak menyerah. Setiap hari ia tertatih berjualan air mineral di pinggir jalan dengan penghasilan hanya Rp20.000 - Rp30.000. Namun, seringkali dagangannya sepi pembeli.
Puncak kepedihan terjadi saat Fitria kehabisan biaya untuk membeli susu. Setelah kulkas peninggalan ayahnya terjual habis, Fitria terpaksa memberikan air putih di dalam botol dot untuk kedua anaknya karena tak mampu lagi membeli susu.
Mari Menjadi Jembatan Kebaikan
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Orang yang membantu janda dan orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah." (HR. Bukhari & Muslim)
Wujudkan Mimpi Fitria untuk Sembuh
Fitria hanya ingin satu hal: Sembuh. Ia ingin bisa kembali berdiri, berjualan siomay, dan menyekolahkan anak-anaknya hingga sukses. Ia tidak ingin anak-anaknya merasakan kepahitan yang sama seperti dirinya yang tumbuh tanpa pelindung.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
