Bantu Sejahterakan Lansia Dengan Borong Dagangan
untuk ...
Info Campaign
Bantu Sejahterakan Lansia Dengan Borong Dagangan
Di usianya yang sudah menginjak 50 tahun, Abah Dede tak pernah lelah menyusuri jalanan sejauh lebih dari 10 km setiap harinya. Mulai pukul 08.00 pagi hingga menjelang sore pukul 17.00, beliau berkeliling menjajakan kincir angin warna-warni buatannya sendiri yang berbahan dasar gelas plastik bekas. Setiap langkah kaki Abah adalah ikhtiar nyata untuk menafkahi istri tercinta dan membiayai sekolah anaknya yang masih duduk di bangku SD, meski mereka harus tinggal di sebuah rumah kontrakan yang sederhana.
Namun, realita sering kali tak seindah putaran kincir anginnya. Di tengah gempuran mainan modern yang dijual di toko-toko besar, mainan tradisional buatan Abah kian sepi peminat dan kalah pamor. Dengan harga jual hanya 5 ribu rupiah per buah, Abah sering kali terpaksa menjualnya seharga "selakunya saja" agar tidak pulang dengan tangan kosong. Pendapatan yang tak menentu—terkadang hanya 15 ribu hingga 30 ribu rupiah sehari—membuat Abah harus berjuang ekstra keras, bahkan tak jarang modal usaha miliknya habis terpakai hanya untuk menyambung makan sehari-hari.
Di balik peluh dan rasa lelahnya, Abah Dede memiliki mimpi sederhana untuk masa tuanya: beliau ingin memiliki warung sendiri agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih layak tanpa harus berjalan puluhan kilometer lagi. Perjuangan Abah adalah potret kegigihan seorang ayah yang tidak menyerah pada keterbatasan modal dan fisik.
#Temanbaik Mari kita ulurkan tangan untuk membantu mewujudkan impian Abah Dede dan Para Lansia Pejuang Nafkah memiliki usaha mandiri, agar kincir harapannya terus berputar dan masa depan sekolah sang anak dapat terjamin. Menjadi bagian dari perubahan hidup Abah Dede? Mari kirimkan donasi terbaik Anda untuk modal usaha Abah

Disclaimer
Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah / kecurigaan laporkan kepada kami.