Facebook Pixel
Adik Luthfi Bayi 3 Bulan komplikasi penyakit BERAT
Adik Luthfi Bayi 3 Bulan komplikasi penyakit BERAT

Adik Luthfi Bayi 3 Bulan komplikasi penyakit BERAT

Rp 0Terkumpul dari Rp 65.000.000
117 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

  Apakabar sahabat sapa dimanapun berada? Semoga kita semua berada dalam lindungan-Nya, dikelilingi oleh kebaikan, dilancarkan segala aktifitasnya, diberikan kesehatan serta panjang umur Aamiin YRA

  Salam sapa, salam kemanusiaan! Hari ini kami dari relawan SAPA mengunjungi kediaman Luthfi Barkah Hermana Bayi mungil berusia 3 bulan tinggal di wilayah Kabupaten Tasikmalaya mengidap penyakit bawaan lahir dengan diagnosa Routine Child Health Examination (Z00. 1) dan Enlarged Lymph Nodes (R59) yang mana saat ini sedang malakukan pengobatan di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sejak bulan Mei 2025.

  Dokumentasi adik Luthfi 14 Mei 2025 di rawat inap di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

  Saat berada dalam kandungan, Ibunda adik Luthfi tidak pernah mengeluhkan apapun apalagi pernah jatuh seperti yang tanyakan orang-orang disekitar rumahnya adik Luthfi bahkan saat lahir juga Alhamdulillah kondisinya sangat baik dan dinyatakan normal oleh bidan setempat. Namun setelah usianya menginjak 1 minggu tiba-tiba nafas adik Luthfi terdengar berbeda bahkan tergolong cepat. Stelah dibeikan obat seadanya, 2 hari kemudian ibunda adik Luthfi memberi tahu Pak Deni ayah dari adik Luthfi karena kondisinya semakin memburuk dan sore itu juga Pak Deni langsung membawa anaknya ke Bidan setempat karena memang saat itu belum ada BPJS baik yang gratis ataupun yang berbayar.

  Setelah dilakukan pemeriksaan, Bidan setempat langsung menyarankan agar adik Luthfi segera dibawa ke dokter spesialis anak sebab kemungkinan ada kelainan pada adik Luthfi yang harus diperiksa lebih detail dan di bidan tersebut tidak ada alat yang memadai, selain itu juga usia adik Luthfi saat itu masih 9 hari.

  “Bu Bidan, kira-kira harus ada uang berapa untuk ke dokter spesialis anak ? “ Ujar sang Ibu

  “kalo hanya sekedar pemeriksaan dan obat biasanya siapin saja sekitar 750 ribu, namun jika harus rotgen dan pemeriksaan lainnya itu bisa lebih bu” Ujar Ibu Bidan.

  Sontak orang tua adik Luthfi menghelas dada dengan biaya yang begitu besar untuk 1 kali pemeriksaan sedangkan saat itu Pak Deni sedang tidak bekerja akibat dari kecelakaan saat bekerja di sebuah budidaya jamur yang berakhir pemutusan kerja karena tangannya tergilir parah dan tidak mampu membawa beban yang terlalu berat.

  7 hari kemudian saudaranya pak Deni menyarankankan agar anaknya dibawa ke dokter terdekat yang katnya pengobatannya bagus. Tanpa berfikir Panjang orang tua adik Luthfi nekat meminjam uang sebesar 200 ribu ke saudaranya untuk membawa anaknya berobat ke dokter/mantri tersebut dengan harapan bisa sembuh tanpa harus dibawa ke dokter spesialis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan jawabannya masih tetap sama harus dibawa ke dokter spesialis untuk dilakukan pemeriksaan lanjut, terlebih ada pembengkakkan sebesar biji kelereng di bagian leher sebelah kiri yang diduga kelenjar getah bening yang sudah diidapnya saat dalam kandungan.

  “Ya Allah, belum juga sembuh sesak nafas anak saya sekarang malah ada gejala sakit yang baru” Ujar sang Ayah

  Keluahan adik Luthfi saat ini seringkali terjadi demam, tubuhnya tidak berkembang dan terhambat, susah minum Asi seperti hilang nafsu makan, sering merenggek nangis keras secara tiba-tiba, bahkan saat malam hari sering nangis dan sulit tidur. Aktifitas yang mengganggu adik Luthfi diantaranya tidak seperti anak seusianya, pertumbuhan sangat terhambat bahkan komplikasi yang di idapnya ternyata sangat bahaya

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id