URGENT... Perjuangan Lansia Demi Cucu Tetap Bisa Sekolah

Setiap hari Lansia 80th dorong beban 300 kilogram demi cucu
Setiap pagi, sebelum matahari terbit, Abah Basri sudah memulai aktivitasnya. Dengan tubuh renta dan langkah yang rapuh, beliau mendorong gerobaknya yang penuh berisi air. Tak tanggung-tanggung, berat air yang dibawanya bisa mencapai 300 kilogram setiap hari. Meski berat dan menyakitkan, Abah tak pernah mengeluh.
Di usianya yang sudah memasuki kepala delapan, seharusnya Abah bisa beristirahat di rumah, menikmati masa tua bersama keluarga. Namun kenyataannya jauh berbeda. Setiap hari, tanpa mengenal libur, Abah harus berkeliling menjajakan air dari pagi hingga siang hari, semata-mata untuk mencari nafkah.
“Abah udah gak kuat kalau sampai sore, jadi jualannya cuma sampai siang aja,” ucap Abah pelan sambil mengusap keringat di wajah tuanya.
Meski begitu, hasil yang didapat tidak sebanding dengan perjuangannya. Dalam sehari, Abah hanya bisa mendapatkan untung sekitar 15 hingga 20 ribu rupiah. Jumlah yang sangat kecil untuk seseorang yang harus membawa beban berat dan berjalan sejauh 10 kilometer setiap harinya.
Punggung dan kakinya kini sering terasa nyeri. Rasa sakit yang terus menghantui, namun tak bisa dijadikan alasan untuk berhenti. Ada keluarga di rumah yang harus ditopang. Ada cucu tercinta yang masih sekolah, yang ingin Abah bantu sampai lulus agar masa depannya bisa lebih cerah.
“Selama Abah masih bisa jalan, Abah bakal terus usaha. Abah cuma pengen cucu Abah bisa sekolah yang bener,” kata Abah sambil tersenyum kecil.
Di balik wajah tuanya, tersimpan ketegaran yang luar biasa. Namun tentu saja, tubuhnya sudah tak sekuat dulu. Setiap dorongan gerobak, setiap langkah yang ditempuh, menyimpan rasa sakit yang tak pernah dikeluhkan.
“Kalau ada modal, Abah pengen punya usaha kecil di rumah. Yang penting bisa terus bantu keluarga, bisa terus sekolahkan cucu,” tuturnya penuh harap.
#TemanBaik, Abah Basri adalah potret dari banyak lansia yang masih harus berjuang keras di usia senja demi orang-orang yang mereka cintai. Meski lemah secara fisik, semangat Abah tidak pernah padam. Mari kita bantu Abah Basri agar bisa memiliki usaha yang lebih layak, agar beliau bisa terus menafkahi keluarga dan menyekolahkan cucunya tanpa harus memaksakan tubuhnya setiap hari.
Terkumpul Rp 8.805.000 dari 0 donatur. Terima kasih untuk semua yang telah berkontribusi.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
